ABSTRAK
Seorang investor sangat mungkin untuk mengambil keputusan investasinya
dengan menggunakan hal-hal yang berkaitan dengan kepercayaan umum dan hal-hal
yang bersifat takhyul. Di Indonesia, terdapat sistem penanggalan yang disebut
dengan sistem penanggalan Jawa. Pada sistem penanggalan Jawa, terdapat hari-hari yang dianggap “bernilai
lebih” dibandingkan hari yang lain karena kesakralannya seperti hari Kamis Wage
dan Jumat Kliwon. Hari
Jumat Kliwon dianggap memiliki tingkat “keseraman”
yang sama dengan Friday the 13th yang
ada di budaya Barat. Penelitian ini berupaya mengkaji pengaruh dari hari-hari
yang sakral tersebut terhadap return
saham.
Dengan menggunakan analisis GARCH-M, hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa tidak
terdapat pengaruh
penanggalan Jawa terhadap return
saham di Indonesia,
namun penanggalan Jawa berpengaruh terhadap tingkat penghindaran risiko
investor. Penelitian ini membuktikan bahwa dalam hal
penghindaran risiko, perilaku
investor di Indonesia dipengaruhi oleh kepercayaan ataupun hal-hal yang bersifat takhyul.
Kata Kunci : Penanggalan Jawa; Anomali
Kalender; Efisiensi Pasar Modal; Seasonalitas;
GARCH-M.
JEL Classifications : G02; G10.
ABSTRACT
It is very possible for an investor to take a decision based
on superstitions and common
beliefs. Actually,
Indonesia has a specific calendar system called the Javanese
lunar calendar. The Javanese calender contains several special days because of their sacred characteristics such as “Kamis Wage”
(Thursday Wage) and “Jum’at Kliwon” (Friday Kliwon). The day of Friday Kliwon is often considered
to be the most frightening which is similar to Friday the Thirteenth in Western culture. This study tried to
scrutinize the impact of those sacred days on Indonesian stock returns.
By applying GARCH-M, the finding shows that the Javanese lunar calendar does not have any
impact on the Indonesian stock returns, but does affect the investors’ risk aversion
level. This study has proven that, in terms
of
risk aversion, investors' behavior in Indonesia is influenced by
superstition.
Key
words: Javanese
Lunar Calendar; Calendar Anomaly; Capital Market Efficiency; Seasonality; GARCH-M.
JEL Classifications : G02; G10.
Dikutip :
MLA
Robiyanto, Robiyanto, and Siti Puryandani. "The Javanese Lunar Calendar’s Effect on Indonesian Stock Returns." Gadjah Mada International Journal of Business 17.2 (2015).
APA
Robiyanto, R., & Puryandani, S. (2015). The Javanese Lunar Calendar’s Effect on Indonesian Stock Returns. Gadjah Mada International Journal of Business, 17(2).
Chicago
Robiyanto, Robiyanto, and Siti Puryandani. "The Javanese Lunar Calendar’s Effect on Indonesian Stock Returns." Gadjah Mada International Journal of Business 17, no. 2 (2015).
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus